Kisah Hidup Utsman Ibn Affan – Dr. Musthafa Murad (rangkuman buku)

Leave a comment

Judul Buku: Kisah Hidup Utsman Ibn Affan
Penulis: Dr. Musthafa Murad
Penerbit: Zaman
Tahun: 2009

Utsman Ibn Affan adalah khalifah atau pemimpin utama umat Islam setelah Abu Bakar dan Umar Ibn Khattab. Beliau dijuluki “Dzunnurain” atau Sang Pemilik Dua Cahaya yang diberikan oleh Muhammad SAW karena keutamaannya menikah dengan dua putri Rasulullah SAW. Istri Utsman yang pertama adalah Ruqayyah r.a. yang kemudian meninggal karena sakit keras sehingga Utsman tidak ikut perang badar karena menjaga istrinya. Kemudian untuk menghiburnya Rasulullah SAW menikahkannya dengan putrinya yang lain yaitu Ummu Kultsum r.a.

Beliau lahir 6 tahun setelah Tahun Gajah, yaitu pada 47 sebelum hijriyah, di Taif, daerah paling subur di kawasan Hijaz.

Salah satu prestasi terbaiknya adalah menyatukan gaya bacaan (qira’ah) Al-Quran semua umat Islam. Ia menyusun mushaf Al-Quran sesuai dengan bacaan yang didaraskan Jibril kepada Rasulullah SAW di akhir hayatnya.

Salah satu sifat & keistimewaan Utsman yang paling dikenal adalah kedermawanannya. Salah satu contohnya adalah beliau lah yang membeli tanah untuk perluasan mesjid Rasulullah SAW di Madinah. Ia selalu berusaha membantu kesulitan yang dihadapi rakyatnya dan menghilangkan kesedihan mereka. Rajin menyambung tali silaturahmi, memuliakan tamu, memberi pekerjaan kepada orang fakir, membantu yang lemah, memberi kepada yang miskin dan berusaha menghindari kesulitan dari mereka. Kelembutan sikapnya senantiasa didahulukan ketika menghadapi berbagai persoalan.

Pada masa pemerintahannya, Rasulullah SAW sudah mengabarkan tentang musibah yang akan menimpa Utsman, yaitu pengepungan, embargo air dan makanan serta pembunuhan. Rekayasa yang direncanakan oleh kaum yahudi, terutama para pengikut Abdullah ibn Saba, seorang yahudi yang terkenal dengan sebutan Ibn al-Sawda.

Ekspedisi & Kodifikasi Al-Quran

Seperti kilafah sebelumnya, Utsman juga melakukan berbagai ekspedisi untuk meluaskan syiar Islam di wilayah-wilayah baru. Ekspedisi dan perluasan ini memunculkan situasi sosial yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Salah satunya adalah munculnya berbagai perbedaan dalam qiraah Al-Quran akibat adanya perbedaan dialek dan tiap daerah mengikuti qiraah sahabat terkemuka. Hal ini berkembang menjadi persoalan pada aikdah dimana satu kelompok mulai saling menyalahkan kelompok yang lainnya. Hal inilah yang meng-inisiasi penyatuan mushaf Al-Quran.

Kodifikasi Al-Quran sudah 3 kali dilakukan, yaitu:
1. Masa Rasulullah SAW dengan penulisan ayat pada media tertentu, seperti tulang, batu, pelepah korma dll;
2. Masa Abu Bakar ash-Shiddiq, menyusun mushaf khusus dengan ayat yang sudah tersusun rapi. Hal ini akibat banyak penghapal Quran yang gugur di medan perang; dan
3. Masa Utsman.

Wilayah Penaklukan

Pada masa Utsman, perluasan wilayah mencakup: Azerbaijan, Armenia, Tabaristan, Persia, Syria, Qabrash, Tunisia dan wilayah Afrika lainnya.

Kritik Terhadap Utsman

Pada masa pemerintahannya, Utsman dikritik karena terlalu memprioritaskan keluarga dan kaum kerabatnya untuk menduduki berbagai jabatan pemerintahan, serta kebiasannya memberikan banyak anugerah dan hadiah kepada mereka. Selain mengundang kritik, hal ini mengundang berbagai pemberontakan. Namun, putusan Utsman selalu didasarkan pada kemampuan dan kepantasan dalam mengangkat seseorang.

Fitnah Besar

Pada tahun 32 Hijriyah, kritik dan fitnah semakin bergulir kencang terhadap Utsman. Penyebabnya adalah rancangan & strategi kaum Yahudi yang terorganisirr oleh Abdullah ibn Saba al Yahudi. Dia menyebar agennya untuk menimbulkan kekacauan dan huru hara dimana-mana. Dia memerintahkan para penjahat untuk berpura-pura menjadi Islam dan kemudian melakukan provokasi untuk menentang kilafah.

Kematian Utsman

Pada Jumat, Zulhijah, 35 Hijriyah, Utsman ibn Affan dibunuh oleh beberapa orang ketika beliau tengah membaca Al-Quran di dalam kamarnya dan meninggal sebagai Syuhada.

winner never quit

Leave a comment

Dalam 1 bulan ini..buat gw ada 3 kejadian yang cukup bikin merenung.. kaget, gak nyangka and so on.. All about quitting..

Konon katanya winner never quit.. Bener gitu ya? Ada yg bilang, apapun pasti berhenti.. Bahkan seorang pemenangpun pasti akan nemu titik dimana dia fed up dan.. Ya udah deh gw quit..

Di akhir bulan lalu, gw dikagetkan dengan whatsapp dari temen gw, dia bilang dia mau resign. Weleh.. Pas gw tanya kenapa, dia bilang “ya resign aja, kayaknya kerjaan ini bukan passion gw, gw mau istirahat dulu & berlibur sambil mikir. Mungkin nanti dapat inspirasi passion gw apa”. Wow! Menarik menurut gw. Such a hard decision. Hebat menurut gw, walau bisa jadi karena umurnya masih muda, dia belum punya beban apa-apa & dia cw, tapi ya such a brave decision menurut gw. Atasannya uda coba nahan dia untuk stay dengan berbagai cara, termasuk dipanggil Direktur segala. Tapi dia gak bergeming, she just quit.

Di awal bulan ini, kalau gak salah, Indonesia kehilangan seorang ustadz ternama, UJe alias Ustadz Jeffry al-Buchori. Kepergiannya begitu mendadak, ya namanya juga sudah takdirnya memang harus dipanggil Yang kuasa. Usianya masih muda, 40 th aja. Meninggal karena kecelakaan motor tunggal. Semua begitu kehilangan. Sosoknya yang rendah hati dan supel, mampu merangkul banyak kalangan. Ribuan orang hadir pada acara pemakamannya. Dalam Islam, pemakaman yang dihadiri lebih dari 40 orang saja sudah sangat bagus sekali, apalagi ribuan. Doa orang-orang mengalir buatnya dan keluarga. Inspirasinya sebagai mantan pecandu narkoba dan trouble maker yang insyaf memang membuat dia menjadi sosok yang membumi dibanding ustadz-ustadz lainnya.

Dua hari yang lalu, dunia sepakbola international juga dikejutkan dengan keputusan mendadak dari Manager terbaik di liga Inggris & dunia.. Siapa lagi kalau bukan Sir Alex Ferguson alias Fergie aka SAF, let’s call him SAF (biar gak capek ngetik gw :p). Saf sudah melatih MU sejak 1986..itung aja sendiri tuh uda berapa tahun he3x. Selama itu dia sudah berikan lebih dari 39 tropi untuk MU dan menghasilkan banyak pemain berkelas macam Beckham, Scholes, Gigs, dll. Karakternya temperamen, keras tapi cerdas dan penuh strategi. Cuman Mourinho yang bisa bikin Saf keki. Keputusannya untuk berhenti benar-benar mengejutkan. Gw MU hater, tapi gw sedih juga denger Saf retiring. Orang hebat bahkan berkesan di hati fans maupun haters-nya.

Ketiga cerita di atas bikin gw merenung. Ada satu garis merah yang sama dari mereka.. They are winners and yes.. They never quit.. Their achievement and inspiration goes on and on and on.. So.. I couldn’t agree more that.. Winner Never Quit..

If you wanna quit..do it gracefully & leave good mark(s) for the people you left..

The question is.. Did i? Will I?

santolo – a bali & lombok of west java

Leave a comment

Image

Santolo – sounds like Italian name right? Padahal itu nama salah satu pantai di wilayah Garut Selatan.

Pertama kali gw tau pantai menakjubkan ini dari salah satu temen baik gw.. cewek pula.. kok bisa cewek lebih tau tempat begini dibanding gw ha3x… the ego landed then :p.. mulailah gw berniat pergi ke Santolo hence :) .

Niat memang gak selalu mulus. Setahun setelah berniat, akhirnya kejadian jg gw pergi ke Santolo. Fortunately… dasar rejeki… gw ketemu temen lama seminggu sebelum gw pergi ke sana. Temen gw ini bilang, kalau mau ke Santolo, better ambil jalan lewat Ciwidey instead of straight ke Garut. Dia bilang “you’ll see amazing things kalau lewat Ciwidey”..gitu kira-kira kalau gw tejemahin ke bahasa abg2 sekolah international jaman sekarang he3x.

Ok… biar gak banyak baho (ngecap).. di bawah ini itineraries tour gw ke Santolo:

Preparation:

1. Long Weekend… 3 hari libur paling bener deh… puas insyAlloh

2. SUV Car… a good one.. lengkap dengan semua perlengkapannya dan kondisi harus prima… saran gw sih X-Trail minimal :p (promosi produk)… bukan sok, tapi kalau naik kendaraan umum memang agak nyiksa sih. Transportasi umum gak bayak tersedia, jadi memang harus bawa atau sewa mobil sendiri. Terus jalan lumayan gak mulus, jadi faktor kenyamanan penting jadinya.

3. A good driver… jalanannya challenging banget… lebih mirip racing WRC  sih.. trust me… it’s great..

4. Sedang sehat jasmani dan rohani… kan gak asik kalau tiba2 ada yang kesurupan di jalan :p

5. Isi bensin full tank paling telat di Ciwidey… pom bensin jarang… kecuali kalau mau sekalian cari tantangan dorong mobil sih… ya monggo dicoba he3x…

6. Perbekalan cukup, macam snack, minum dll… warung juga agak jarang… kecuali mau tahan lapar-aus sampai minimal 1 jam sih.. ya silahkan

7. Obat-obatan juga… analoginya kalau warung aja jarang… ya apalagi rumah sakit :p

8. Baju2 secukupnya, topi, kacamata item (cengdem masih musim gak ya? :p)

9. Duit yang cukup.. ehh agak banyakan denk… again… lihat analogi warung dan rumah sakit ya…

10. Kamera?… hmmm… well… musti ati2 untuk yang banci moto atau memang hobi moto… asik-asik moto bahaya juga, karena kalau kemaleman… jalanan beneran berkabut, jarak pandang bisa cuman bbrp meter doang… jadi inget waktu aja.

11. Napas yang panjang… karena… you’ll see amazing and breathtakingly views… luar biasa deh beneran… lengkap semua view-nya… dari gunung, kebun teh sampai pantai…

12. Good-crazy-fun companion… gila aja apa kalau temen jalannya gak asik… bisa nyiksa itu he3x

Best Route

Pergi : Bandung – Ciwidey – Kawah Putih – Pangalengan – Cianjur Selatan – Jayanti – Rancabuaya – Santolo

Pulang : Santolo – Pameungpeuk – Garut – Bandung

Rute di atas dengan asumsi pergi dari Bandung, untuk orang Sumatera, Jabodetabek dsk.

Why Taking that Route?

Trust me… luar biasa itu… amazing breathtakingly views… lengkap semua dapat… yang suka gunung dan perkebunan teh.. ada di Ciwidey dsk… yang suka pantai.. ada di Jayanti – Santolo… yang suka keduanya… well… dalam perjalanan dari Jayanti, Rancabuaya ke Santolo… wahhh itu mah persis kaya di Lombok… dari mobil bisa ngeliat ke bawah gunung, tebing dan pantai di bawahnya.. great!

Nih buktinya:

Image

You’ll feel like a WRC driver

Yang asik dari rute ini adalah..  kita bakal berasa kaya lagi racing di WRC… rute-nya luar biasa challenging karena kita memasuki area perkebunan dari Ciwidey – Patengang terus tembus di Cianjur selatan. Luar biasa keagungan Tuhan di rute ini… kita gak akan berasa capek,,, baik yang setir maupun penumpang… AC juga gak terlalu guna… buka aja jendela… suegeree rekk luar biasa… bersih langsung paru-paru kota ini (lebay :p)…

Banyaknya tikungan, tanjakan dan turunan curam musti diwaspadai… disini tantangannya… selain mata takjub liat pemandangan alam (alam beneran wooyy… bukan cewek :p)… juga harus fokus sama medan yang luar biasa.

Yang paling keren adalah… ada air terjun di pinggir jalan… waduhhhh… mantep lah… pasti gak kuat pengen poto dan mandi he3x… tapi ati2 jalan kecil, jd gak bisa seenaknya parkir itu.

Jarak tempuh dari Ciwidey ke Cianjur Selatan adalah sekira 3 jam.. kecepatan rata-rata adalah 50 KM/jam.

Rancabuaya… a galau beach :p

Kalau mau mutusin untuk nginep, better di Rancabuaya… why? karena tempatnya lebih decent dibanding di Santolo dan lebih bersih. Memang gak mewah sih… standar… tapi buat tidur doang sih nyaman lah (buat gw sih gt ya… gak tau kl buat lu sih :p)… tapi ya… penginapan rata2 gak nyediain sarapan atau makan… jadi makan ya musti di warung-warung di luar.

Rata-rata penginapan di tepi pantai… jadi… kalau sudah malem…deburan ombak galaunya pasti kedengeran… enak bener buat kontemplasi di teras penginapan.

Rate penginapan… rata-rata Rp 150-350 per malam, cukup murah lah kelas melatian gitu deh he3x.

Kalau mau enak berenang… lowering your expectation please… disini ombaknya luar biasa… rata2 pantai di Garut selatan bagusnya buat surfing… ombaknya ganas… galau luar biasa pantainya… jadi jangan berharap mau berenang-renang santai.

Pasirnya… putih sih, ada juga yang abu dan cokelat… tapi… pasirnya gede-gede kaya biji lada. Terus campur pecahan kecil karang juga… bikin sakit di kaki kalau telanjang kaki, jadi better pakai sendal sih.

Image

Contoh pasirnya kayak gini nih:

Image

Harga makanan, seafood, rata-rata per orang Rp 50-100 ribu. Itu sudah lengkap sama kelapa muda dan seafood macam kepiting, cumi, kakap, kuwe, sayuran dan nasi.

Santolo… a silver crescent beach

Dari Rancabuaya ke Santolo menempuh perjalanan kurbih 1 jam-an… jalanannya lumayan tuh, banyak lubang gede dan nanjak-nurunnya luar biasa… tapi view-nya juga luar biasa… foto kedua di atas itu adalah view dari Rancabuaya ke Santolo.

Pantokan ke Santolo adalah, begitu nemu ada Alfamart, nah dari situ nanya aja arah Santolo, soalnya plank-nya agak gak keliatan. Dari situ paling cuman 2-3 menit lagi ke Santolo.

Santolo aslinya adalah tempat peluncuran roket dan satelit. Di sana kita bisa melihat ada situsnya dan lembaga riset pemerintah juga, gw lupa Lapan apa Lipi yang ada di sana. Terus pantai Santolo juga adalah tempat latihan Paskhas TNI AU.

Pantai membentuk bulan sabit, dengan setengah sabitnya berpenduduk, termasuk banyak warung makan dan penginapan dan setengahnya lagi kosong karena lahan untuk latihan TNI AU. Pantainya bagus menurut gw, tapi masyarakatnya katrok… jorok karena buang sampah sembarangan aja di pantai. Tapi untungnya ketolong sama setengah pantainya yang bersih dan kosong karena lahan latihan TNI AU… makasih TNI AU :) .

View pantainya seperti di poto awal blog ini.

Menginap di sini harganya mahal, per malam bisa Rp 150-350rb. Padahal gak decent tempatnya dan panasnya luar biasa. Jadi mending di Rancabuaya kalau mau nginep sih.

Di Santolo paling enak memang cuman buat doing nothing aja atau berjemur sih. Soalnya berenang di pantai juga kurang tenang karena tetap berombak walau gak se-galau Rancabuaya. Memang ada sih banana boat, tapi ya standar lah ya. Konon katanya dari Santolo bisa lanjut ke pulau di tengah, tapi perahunya memang gak recommended sih, karena cuman sampan nelayan biasa. Faktor safety belum tentu terjamin, soalnya gw pernah denger cerita dari temen gw, kalau ada temennya yang sampannya bocor di tengah jalan menuju ke sana… weleh ngeri amad.

Santolo-Pameungpeuk-Garut.. so puncak pass but much more better

Pulang dari Santolo, biar gak terlalu capek dan sport jantung… terus gak bosen juga.. better lewat pameungpeuk ke arah kota Garut. Wahh gile deh… itu mah mirip kayak perjalanan dan view Puncak… tapi no macet dan luar biasa pemandangannya. Kita bisa melihat air terjun gede dari jalanan, karena letaknya ada di pegunungan di atas jalanan. Dan kita juga bisa lihat pemandangan pegunungan biru di bawah dengan awan-awan yang menyelimutinya… keren… Di sana bisa berhenti di warung untuk menikmati pemandangan sambil makan jagung bakar dan minum kopi, teh, bajigur atau bandrek… maknyus dehh :p.

Setiba di Garut.. silahkan deh menemukan peradaban he3x… mau wisata kuliner Garut, kayak mie Garut silahkan, atau belaja oleh-oleh khas Garut juga monggo.

Last but not least… perjalanan ke santolo… gak kalah deh sama Bali :) … malah berani gw bilang ini kayak Bali-Lomboknya Jawa Barat deh :)

A worth while journey and destination…

(Photo… courtesy of Zacky Zakarya)

I won’t complain anymore about it Mom..

Leave a comment

Dulu gw suka bingung, kenapa emak kalau masak selalu lebih banyak padahal di rumah cuman ada 4-5 orang misalnya, tapi yang dimasak bisa 5-10 orang, apalagi di weekend. Seringnya makanan gak abis, gw suka geleng-geleng, apa emak uda mulai pikun ya? Mungkin dia pikir masih kayak dulu jaman kita masih kumpul di rumah. Or she’s just missing that kind of situation..
Kadang gw suka ingetin, kalau masak jangan banyak-banyak, sayang buang-buang makanan, mubadzir. Tapi gak pernah berhasil kayaknya.
Until just now… She said while she was cooking…
“Takut anak-anak pada datang ke sini.. Jadi dimasakin aja”…
Then.. I knew that she miss all of her children and family to come and eat her cooking…
Forgive me Mom.. I won’t complain anymore about it.. Just cook as you like.. As much as you like :)

How Nintendo Conquered America – Jeff Ryan (Rangkuman Buku)

Leave a comment

Image

Judul Buku: How Nintendo Conquered America

Penulis: Jef Ryan

Penerbit: Portfolio/Penguin

Terbitan: 2011

Masih ingat dengan Super Mario Bros di tengah era 80’an. Orang-orang yang besar di masa itu tentu sangat mengenal dan punya banyak kenangan manis mengenai game tersebut. Buku ini menyajikan sejarah dari munculnya Super Mario berikut suksesnya menembus pasar Amerika yang saat itu di dominasi oleh Atari.

Penyampaian buku ini oleh penulisnya terlalu Amerika menurut saya, karena kurang enak dibaca dan banyak sekali “filler” hanya untuk memenuhi jumlah halaman buku serta menambah bab-bab yang menurut saya membingungkan. Tapi di luar dari itu, buku ini memang menampilkan sejarah yang cukup rinci mengenai hadirnya Nintendo sebagai produsen dari Super Mario serta bagaimana startegi mereka untuk merajai pasar games dunia dengn mengalahkan Amerika.

Total penjualan Super Mario adalah sebesar USD 12 Milyar, total ini melebihi penjualan franchise dari games terkenal lainnya seperti: Halo (USD 30 Milyar), Tomb Raider (USD 35 Milyar), Guitar Hero (USD 40 Milyar), Resident Evil (USD 43 Milyar) dan Madden (USD 85 Milyar).

Pencipta Super Mario, tokoh yang dicintai dunia dengan percampuran dari 3 kontinen, penemuan Asia, setting Amerika dan nama Eropa, adalah desainer Shigeru Miyamoto, milyarder Hiroshi Yamauchi dan Minoru Arakawa.

Nintendo semula didirikan oleh buyut Hiroshi, yaitu Fusajiro Yamauchi, awalnya adalah toko kartu warna gambar bunga pada tahun 1889 dengan nama hanafuda. Nama awal Nintendo adalah Nintendo Koppai, Nintendo berarti “Menyerahkan Keberuntungan kepada Tuhan” atau “Melakukan Apa yang Kita Bisa”, sebagai bentuk doa yang ada di dalam kartu tersebut.

Pada tahun 1949, di usia ke 21, Hiroshi mengambil tampuk bisnis Nintendo. Berbagai bisnis telah dicobanya, seperti beras, taksi, sewa “love hotel” per jam, namun ia berhasil menemukan kecocokan pada kartu dan mainan dengan menggunakan jaringan yang telah dimiliki sebelumnya pada bisnis kartu dan mainan.

Awal bisnis Nintendo bermula dari Game & Watch pada tahun 1980 dengan Ball sebagai game yang dimainkan. Sukses Game & Watch tidak bisa terlepas dari sukses Atari dengan Pong-nya di Amerika pada tahun 1972 hingg awal era 80’an. Kesuksesan ini kemudian membuat Nintendo melebarkan sayapnya ke Amerika, Minoru Arakawa, menantu Hiroshi, kemudian ditunjuk untuk mengembangkan bisnis Nintendo di Amerika.

Dipicu oleh sukses game Space Invader dari Atari, Nintento kemudian membuat game saingan dengan nama Radar Scope dan kembali berhasil menjadi game unggulan dari Nintendo. Namun sukses Radar Scope tidak berjalan lama, karena banyak vendor game mengeluhkan suara “beeping” dari game ini yang bisa membuat pemainnya migrain. Hal ini membuat penjualan Nintendo menurun, terutama di Amerika. Arakawa merasa harus merubah game yang sekarang dibuat Nintendo agar lebih memiliki nilai jual lagi.

Yamauchi kemudian merekrut staff artist bernama Shigeru Miyamoto, yang pada saat itu berusia 29 tahun. Untuk melengkapi ide gila Miyamoto dan merealisasikannya, Yamauchi kemudian merekrut Gunpei Yokoi yang berusia 10 tahun lebih tua dari Yamauchi dan lebih bijaksana. Miyamoto dan Yokoi seperti yin-yang, dimana Yokoi adalah orang yang optimis dan fokus pada apa yang bisa dilakukan, sementara Miyamoto lebih negative dan selalu terhambat pada batasan.

Yamauchi menginginkan game pengganti Radar Scope dengan latar belakang Popeye, kartun Popeye adalah kartun favorit Yamauchi, namun untuk mendapatkan lisensi atas Popeye akan memekan waktu sangat lama. Namun ide cerita Popeye tetap menginspirasi Miyamoto, cerita seorang lelaki yang menyelamatkan wanita impiannya dari lelaki besar jahat. Tokoh Bluto dalam Popeye menginspirasi Yamauchi untuk menciptakan tokoh gorila sebagai tokoh antagonis bagi game barunya. Kemudian dia namakan tokoh ini “Donkey Kong”, Donkey adalah terjemahan bebas dari Stubborn sebagai tokoh antagonis keras kepada.

Tokoh protagonis dari game ini tentu seorang lelaki, pada mulanya namanya adalah Jumpman Jump. Hingga akhirnya, Arakawa menamai tokoh ini dengan Mario, berasal dari nama pemilik gudang yang disewa Arakawa untuk menyimpan Nintendo di Tukwilla Amerika, lelaki berkumis bernama Mario Segale, yang dengan marah menagih uang sewa kepada Arakawa.

Berkaca pada pengalaman Radar Scope yang telah menimbulkan gangguan pada pemainnya karena suara “Beeping” yang dikeluarkannya, dan kebanyakan game pada masa itu tidak memakai musik apapun, maka Miyamoto memiliki ide untuk memasukkan unsur musik ke dalam game baru ini.

Donkey Kong kemudian segera menjadi game yang laku di pasaran Amerika pada saat itu dengan penjualan lebih dari USD 30 per hari.

Kesuksesan Donky Kong bukan tanpa rintangan, MC Universal melayangkan gugatan pada waktu itu kepada Nintendo karena menggunakan King Kong sebagai salah satu karakter milik MCA Universal. Pada mulanya Nintendo berniat untuk menyerah dan membayar royalty kepada MCA, namun Howard Lincoln, pengacara Nintendo di Amerika, setelah melakukan riset, mengetahui bahwa Donkey Kong adalah karakter yang berbeda dengan King Kong. Menurut Howard King Kong telah menjadi milik publik sejak filmnya beredar di tahun 1933. Hal ini Howard ketahui dari kasus yang juga dimenangkan oleh MCA Universal sendiri di tahun 1975 yang memenangkan MCA Universal pada saat itu dengan argumen yang sama. Akhirnya kasus dimenangkan oleh Nintendo  dan MCA harus membayar semua kerugian dan biaya yang telah dibayarkan Nintendo dan distributonya karena gugatan MCA tersebut.

Pada awal akhir 80’an, Miyamoto kembali berinovasi menciptakan tokoh Mario yang lain. Pada awalnya Maio adalah tukang kayu, namun berkat saran temannya, yang meyakinkan Miyamoto bahwa Mario lebih mirip tukang ledeng daripada tukang kayu, karena dia lebih sering berlari dan meloncat sementara tukang kayu tidak pernah melakukan itu. Ide Mario timbul dari game Pac-Man. Namun kali ini Mario akan berpetualang di saluran pipa kota dan akan menemui musuh-musuh seperti kepiting, kura-kura dan serangga. Game ini kemudian dinamai Mario Bros, yang kemudian memunculkan tokoh Luigi, yang berasal dari kata Jepang “Ruiji” yang artinya mirip, sebagai saudara dari Mario dalam mengarungi petualangan dalam game tersebut.

Kurang puas dengan Mario Bros, Miyaoto kembali berinovasi, menciptakan Super Mario Bros. Koji Kondo adalah salah seorang pencipta dari game Super Mario Bros dengan berkali-kali percobaan yang dilakukannya. Super Mario Bros kemudian menjadi game yang laku dan populer yang tidak hanya sekedar dimainkan tetapi juga dipelajari oleh para kompetitornya. Sejak dlincurkannya pada tahun 1986, Amerika telah membeli 3 juta Nintendo and 6 juta pada tahun berikutnya.

Inovasi demi inovasi terus dilakukan terhadap game Super Mario Bros, hingga muncul kemudian Super Mario Bros 2 dan 3. Sejak diluncurkan pada 12 Februari 1990, Super Mario Bros 3 telah mencetak penghasilan 18 juta kopi. Hingga kini Mario tetap menjadi ikon utama dari Nintendo.

Di uar dari game, inovasi juga selalu diciptakan oleh Nintendo, seperti halnya Game & Watch yang mulai menurun penjualannya pada era 1989, maka Nintendo pun menciptakan dan meluncurkan game sejenis yang lebih canggih yaitu Game Boy.

Pada era 1991, Nintendo dihadapkan pada lawan serius, yaitu Sega dengan game Sonic-nya. Sega dengan Sonic the Hedgehog benar-benar lawan serius untuk Mario, karena Sonic memiliki karakter yang berlatar belakang dengan Mario, Sonic lebih dinamik dan cepat. Untuk menyaingi Sega dan Sonic, maka Nintendo kemudian mengeluarkan permainan Tetris yang juga kemudian menjadi laku di pasaran. Namun hingga tahun 1993, Sega tetap memimpin dalam perolehan keuntungan dibandingkan Nintendo.

Pada tahun-tahun berikutnya Nintendo mendapatkan lawan-lawan yang serius, seperti Sony Playstation dan Microsoft Xbox. Hal ini terpaksa membuat Nintendo harus terus berinovasi dengan mengeluarkan Nintendo Game Cube dan kemudian Nintendo Wii. Yang menarik dari kemunculan Nintendo Wii adalah, Nintendo melihat bahwa sebetulnya penentu belanja dalam rumah tangga adalah kaum Ibu atau wanita, oleh karena itu Nintendo mencoba menarik kaum Ibu/wanita untuk juga bisa bermain game bersama anak dan ayahnya. Maka terciptalah Nintendo Wii, dengan stick yang mudah digunakan untuk semua anggota keluarga.

Kesuksesan selalu diikuti degan tantangan dan kompetisi, oleh karena itu Inovasi adalah kunci bagaimana Nintendo bisa mengalahkan Amerika.

Muhammad Al-Fatih – Penakluk Konstantinopel – Syaikh Ramzi Al-Munyawi

Leave a comment

Judul Buku : Muhammad Al-Fatih
Penulis : Syaikh Ramzi Al-Munyawi
Tahun : 2011-2012
Penerbit: Al-Kitab Al-Arabi, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta

Buku ini dibuka dengan nukilan dari hadits riwayat Ahmad dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:
“Sungguh Konstantinopel akan ditaklukkan. Sebaik-baik pemimpin adalah penakluknya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya.”

Muhammad Al-Fatih adalah turunan ke-3 dari Daulah Ustmaniyah. Kakeknya adalah Ustman bin Erthugrul dan bapaknya adalah Sultan Murad II.

Al-Fatih menjabat sebagai sultan pertama kali pada usia 11 tahun namun jabatan itu dikembalikan kepada Murad II pada tahun Januari 1445 M setelah terjadinya pertempuran di kota Varna. Pada Desember 1445 singgasana kembali diberikan kepada Al-Fatih. Namun pada Mei 1446 M, kesultanan kembali dijabat Sultan Murad II sementara Al-Fatih diangkat menjadi Gubernur Sharukhan di Maneesa, ia pun menjadi penguasa pelaksana dan panglima militer pada kawasan Asia.
Al-Fatih benar-benar menjadi sultan pada Februari 1452 M ketika usinya 19 tahun setelah Murad II meninggal dunia. Kekuasaannya saat itu sudah terbentang dari Irak ke Eropa Timur. Ibukota daulah berada di Adarnah di timur Turki.

Orang yang berperan besar dalam membentuk akhlak dan kepribadian Al-Fatih adalah ulama sekaligus guru beliau yang bernama Aaq Syamsuddin. Aaq Syamsuddin lah yang berulang kali menekankan bahwa Al-Fatih lah orang yang disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam hadits-nya sebagai calon penakluk Konstantinopel. Beliaulah satu-satunya ulama yang berhasil mengajar dan menaklukkan Al-Fatih yang keras kepala.

Al-Fatih adalah pemuda yang atletis, percaya diri, pandangan mata tajam dan berkulit putih. Berkarakter dominan, cerdas, berwawasan luas, visioner dan mampu memberikan solusi. Beliau sangat mencintai para ulama & sastrawan. Ia sangat suka berdiskusi. Hidupnya sangat sederhana, tidak lebih dari kegiatan membaca, berlatih seni perang & berburu. Meja hidanganpun sangat sederhana. Al-Fatih sangat mencintai ilmu, ilmu Qur-an, hadits, fikih & ilmu-limu modern.

Beliau banyak mendirikan sekolah & institut, berusaha untuk memanggil para ulama & sastrawan dari berbagai penjuru dunia dan bekerja untuk mengembangkan ilmu pengajaran. Ia mendekati para ulama, mengangkat kedudukan mereka & mendorong mereka untuk bekerja & berkarya.

Al-Fatih juga pemimpin yang melayani rakyat. Ia seringkali keluar sendiri di malam hari untuk mendengarkan pembicaraan & keluhan mereka secara langsung dengan penuh kesadaran & perhatian. Untuk itu ia didukung oleh para pejabatnya yang kapabel.

Urusan perdagangan & produksi (manufakturing) juga menjadi perhatiannya, serta berusaha meningkatkan keduanya melalui berbagai sarana, pendukung & metode. Infrastruktur pun dikembangkan, seperti jalan & jembatan yang dibangun untuk memudahkan perjalanan ke penjuru negeri.

Al-Fatih menerapkan konsep Islami yang toleran. Ia mengutus pemuka agama kristen untuk melakukan penelitian dan juga membuka sarana kritik bagi mereka terhadap pemerintahan.

Hukum diterapkan secara Islami & adil. Hakim yang korupsi akan dihukum mati.

Penaklukan Konstantinopel

Kaum muslimin telah mengepung Konstantinopel sebanyak 11 kali -sebelum pada kali yang terakhir dimana penaklukan berhasil-, 7 kali di antaranya dilakukan pada 2 abad pertama Islam.

Penaklukan baru terwujud pada tahun 857 H/1453 M di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad II (Al-Fatih), putra Sultan Murad II.

Bersama 250.000 prajurit, Al-Fatih tiba di ujung Konstantinopel pada Kamis, 26 Rabi’ul Awwal 857 H/6 April 1453 M. Al-Fatih mengalami kesulitan memasuki pantai Konstantinopel karena perairan telah dipasangi rantai untuk merusak kapal-kapal yang akan masuk. Al-Fatih kemudian menemukan cara untuk bisa memasuki pantai Konstantinopel tanpa terkena ranjau rantai dan tidak terlacak dari benteng pengintai di Galota. Cara yang tidak pernah bisa terpikir sebelumnya, yaitu memindahkan kapal-kapal dari tempat berlabuhnya menuju Teluk Tanduk Emas dengan cara menariknya melalui jalan darat yang terletak antara dua pelabuhan demi menjauhi Benteng Galota, karena khawatir kapal-kapal itu akan terlihat oleh pasukan sebelah barat. Karena permukaan yang akan dilalui berupa perbukitan dan terjal serta tidak mulus, maka pasukan mulai meratakan permukaan tanah untuk memuluskannya. Kemudian ditaruhlah papan-papan di atasnya yang diolesi minyak dan lemak agar kapal mudah digerakkan ,dipindahkan dengan cara diluncurkan ke bagian lain dari bukit tersebut. Beruntung kapal-kapal perang Ustmani berbentuk kecil dan ringan.

Penduduk Konstantinopel terkejut ketika pada pagi hari, 22 April, mendengar suara takbir pasukan Ustmani yang menggema di Teluk Tanjung Emas. Upaya pasukan Al-Fatih memasuki kota tak mudah karena kokohnya benteng.

Al-Fatih kembali menggunakan cara yang mengagumkan yaitu dengan membuat lubang-lubang terowongan bawah tanah untuk memasuki kota.

Metode baru lainnya adalah membuat benteng kayu yang besar dengan tinggi 3 tingkat atau harus lebih tinggi dari tingginya benteng. Benteng ini ditutupi dengan perisai dan kulit yang dibasahi untuk melindungi dari meriam api.

Ketika Al-Fatih yakin bahwa kota sudah akan bisa dia kuasai, namun ia tetap berusaha memasuki kota dengan cara damai. Ia menulis pesan pada kaisar untuk memintanya menyerahkan kota tanpa pertumpahan darah & juga menawarkan jaminan keamanan bagi kaisar, keluarga serta penduduk yang ingin keluar dengan aman, dan bahwa nyawa seluruh penduduk kota akan dijaga dan tidak mendapatkan perlakuan buruk sedikitpun, dan bahkan mereka berhak memilih: tetap tinggal di kota atau pergi. Namun Kaisar rupanya memilih mempertahankan kota.

Maka, seranganpun kembali dilakukan. Ada hal menarik yang diperintahkan oleh Al-Fatih pada waktu melakukan penyerangan ke kota, titahnya kepada pasukannya waktu itu adalah:

“Setiap prajurit harus selalu meletakkan ajaran Syariat Islam di depan matanya. Jangan sampai ada seorangpun yang melakukan hal yang bertentangan dengan Islam. Hindarilah gereja dan tempat-tempat ibadah, jangan sampai ada yang mengganggunya! Biarkanlah para pendeta & orang-orang lemah yang tidak berdaya yang tidak ikut berperang!”

Pada jam 1 pagi di hari Selasa, 20 Jumadil Ula 857 H/29 Mei 1435 M, dimulailah penyerangan umum atas kota Konstantinopel. Penyerangan berakhir sebelum tengah hari dengan telah ditaklukkannya Konstantinopel oleh Al-Fatih.

Al-Fatih memerintah dengan adil, bijaksana & toleran. Sultan memberikan kebebasan bagi kaum Kristen untuk menjalankan ajaran-ajaran agamanya dan memilih pemimpin agama yang berhak memberikan putusan dalam persoalan-persoalan sipil.

Demikianlah kota Romawi itu akhirnya ditaklukkan, dan usia Al-Fatih saat itu 25 tahun. Semuanya setelah melewati pengepungan selama 50 hari. Itulah kota yang telah dikepung sebanyak 29 kali. Dan saat itu jumlah penduduk kota adalah lebih dari 300.000 jiwa. Berakhirlah abad pertengahan Eropa dan awal abad baru. Kemudian Al-Fatih merubah nama Konstantinopel menjadi Islambul yang berarti: Ibukota Islam. Meski kemudian disimpangkan menjadi “Istambul”.

Setelah konstantinopel, Al-Fatih melanjutkan penaklukan-penaklukannya ke wilayah-wilayah sekitar Eropa timur, Rusia, Yugoslavia dan Yunani serta Asia kecil, walaupun banyak yang tidak berhasil. Yang paling menarik adalah penaklukan Vlad Dracula III dari Bulgaria, walaupun Vlad berhasil melarikan diri. Inilah yang menjadi kisah legendaris Dracula yang biasa kita ketahui saat ini. Ternyata Vlad Dracula memang raja yang kejam dan suka menyiksa.

Penaklukan pun terjadi di Bosnia, maka hingga sekarang saudara kita di Bosnia mayoritas memeluk agama Islam.

The Greatest Business Decisions of All Time – Verne Harnish & the editor of Fortune (Rangkuman Buku)

Leave a comment

Judul Buku: The Greatest Business Decisions of All Time

Penulis: Verne Harnish & the editor of Fortune
Penerbit: Fortune
Tahun: 2012

Jim Collins dalam prakata buku ini mengatakan bahwa keputusan terbaik bukan terletak pada “apa” tapi pada “siapa”. Masa depan penuh ketidakpastian dan faktor manusia lah yang paling penting dalam menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.

Ada 18 perusahaan dunia yang dibahas dalam buku ini dan pembahasan lebih kepada orang dan putusan-putusan apa yang mereka lakukan hingga perusahaan tersebut maju dan mendunia.

Berikut ke-18 orang dengan keputusannya yang merubah nasib organisasinya:
1. Apple – Let’s bring back Steve

Ketika diminta kembali ke Apple pada 1996, Jobs terlihat enggan dan lebih memilih menjadi informal adviser. Sebenarnya Jobs ingin berada di kursi dewan direksi namun ditolak oleh Amelio sebagai CEO Apple saat itu.
Hal yang menarik adalah ketika Amelio telah mengundurkan diri, Jobs tetap enggan menjadi CEO dan lebih ingin dirinya menjadi iCEO atau interim CEO, dari sinilah huruf i selalu dibawa dan menjadi ciri khas nama produk Apple mulai dari ipod, iphone hingga ipad.
Yang membuat kembalinya Jobs begitu berarti bagi Apple adalah karena kepemimpinannya cocok dengan budaya perusahaan yang dia dirikan, bagaimana semangat, kharisma dan harga dirinya membuat orang-orang bersemangat bekerja di Apple.

2. Zappos – How free shipping saved Zappos

Yang berbeda dengan Zappos adalah, mereka berjuang untuk menyediakan layanan jasa terbaik di planet ini. Mereka tahu bahwa membeli sepatu tanpa mencoba kurang afdol. Akhirnya mereka memberikan gratis ongkos kirim dan pengembalian jika sepatu tidak cocok di kaki pelanggan. Saat ini Zappos menjadi perusahaan dengan layanan terbaik secara online maupun offline.
Secara organisasi, the Zappos Culture Book yang membuat orang-orang Zappos berbeda.

3. Samsung – Why Samsung pays its stars to goof off

Samsung, layaknya perusahaan Asia pada umumnya, memiliki budaya yang statis dan lebih melihat ke dalam mengembangkan organisasinya. Pada tahun 1990, Lee Kun-He, CEO, memutuskan untuk mengirim karyawan muda terbaiknya ke berbagai belahan dunia hanya untuk melakukan studi & observasi tentang budaya dan pasar di sana serta membangun jaringan usaha. Dan kini, usahanya menunjukkan hasil dengan didapuknya Samsung sebagai brand yang bisa mengungguli kesuksesan Sony bahkan bersaing dengan Apple.

4. Johnson & Johnson – the shareholder comes last

Kasus Tylenol yang menimpa J&J telah menjadi textbook dalam crisis management. Keputusan James E. Burke, CEO, yang sangat tepat saat itu telah meninggalkan credo bahwa tanggung jawab terbesarnya adalah bukan pada pemegang saham tapi pada pengguna atau pelanggan yang menggunakan produk J&J.
Burke memutuskan melakukan investasi besar dengan membuat kemasan anti bocor dan anti tembus. Market share sudah turun hingga 7%, tapi J&J memberikan iklan yang simpatik kepada pelanggan dan memberikan mereka kupon gratis untuk membeli Tylenol baru sebagai pengganti Tylenol lama yang pelanggan telah buang. Dan setelah itu market share J&J kembali ke angka 30%.

5. 3M – Why daydreaming pays off big

Kebijakan 15% yang dicanangkan pada tahun 1948 menghasilkan berbagai inovasi untuk 3M. Apapun tugas yang dimiliki bagian teknis, mereka didorong untuk meluangkan 15% dari waktu kerjanya untuk melakukan proyek independen untuk inovasi. Dari kebijakan inilah inovasi seperti sandpaper atau amplas dan post-it hadir ke dunia ini.

6. Intel – How Intel got consumers to love chips

Pada awalnya processor hanyalah bagian dari sebuah PC atau server saja dan tidak diketahui konsumen. Namun berkat putusan dari Andy Grove, CEO Intel pada pertengahan 1980-an merubah segalanya.

Berawal dari cepat ausnya processor dan harus disempurnakan serta diganti setiap 18-24 bulan, namun hal ini tidak disadari bahkan diacuhkan oleh konsumen karena menganggap processor sebelumnya masih bisa berjalan dengan baik. Intel kemudian serius mengadakan marketing research untuk mengetahui bagaimana cara memberikan pengertian dan membuat mereka sadar akan hal ini.
Hasil dari marketing research berbuah putusan untuk membuat kampanye iklan dengan biaya murah, yaitu menggunakan Billboard. Dari sinilah awal mula logo lingkaran dengan tulisan di dalamnya berasal. Iklan ini telah berhasil menumbuhkan kesadaran konsumen akan perlunya mengganti processor dan merek Intel itu sendiri. Sejak saat itu kampanye marketing bergulir, hingga akhirnya logo dengan tulisan “Intel Inside” ada hingga saat ini dan Intel berhasil meraih 80% dari market share.

7. GE – Jack’s cathedral

Sebagai CEO baru, Welch, telah memecat 100,000 karyawan dan disaat bersamaan berinvestasi $50 juta untuk membangun executive education center bernama GE’s Crotonville, sekolah bagi eksekutif GE sebagai alat untuk mengajarkan visi dan nilai dari GE. Sebuah contoh bagi korporasi lain dan menjadikan sekolah korporasi sebagai hal yang penting dan seksi. Sekolah ini juga menginspirasi Steve Jobs membuat sekolah internal untuk Apple, pada 2009 Jobs meyakinkan Rektor dari Yale School of Management, Joel Podolny, untuk meninggalkan Yale dan membangun sekolah di Apple.

8. Microsoft – Bill Gates decides to take a week off

Bila GE punya Crotonville sebagai inovator dari perusahaan, maka Bill Gates punya “Think Weeks” di Microsoft. Think Weeks adalah masa, dua kali setahun,  dimana Gates akan mengasingkan diri untuk membaca proposal-proposal inovasi yang dibuat oleh karyawannya dan memilih proposal mana yang akan dijalankan. Proposal-proposal dibuat dan dimasukkan karyawan ke dalam Think Weeks box untuk kemudian dikirimkan ke tempat kontemplasi Gates tersebut. XBox adalah salah satu inovasi yang dihasilkan dari Think Weeks ini.

9. Minetonka – Softsoap’s blocking decision

Pada awal era 80-an, Robert Taylor, CEO Minetonka, menciptakan inovasi dengan memproduksi sabun cair dalam botol berpompa. Produknya bernama Softsoap dan berhasil mengungguli produk dari perusahaan besar macam P&G dan Colgate Palmolive saat itu. Namun Softsoap lambat-laun tak kuasa menahan gempuran saingan besarnya, karena merekapun mulai memproduksi produk serupa dengan harga yang bersaing. Akhirnya pada 1987, Softsoap dijual kepada Colgate dengan harga $75 juta pada saat itu dan Minetonka beralih ke usaha penjualan parfum.

10. Toyota – Toyota pursues zero defects

Pada tahun 1961, Toyota sempat gagal di Amerika. Mereka menutup kantornya dan menghentikan penjualan Toyopet, karena minicar ini memiliki banyak cacat dan kalah kualitas dibanding mobil eropa seperti VW dan berharga terlalu mahal.
Di tengah krisis ini, president Taizo Ishida memutusklan untuk memakai jasa W. Edward Deming, ahli statistik Amerika, untuk mengadopsi pemikirannya tentang Continuous Improvement. Continuous Improvement inilah yabg menyelamatkan dan mengembalikan kejayaan Toyota yang terkenal dengan Zero Defects nya.

11. Nordstorm – Extreme customer service

Keputusan Nordstorm untuk mengizinkan pelanggan mengembalikan barang yang telah dibelinya karena rusak dan sebagainya kemudian Nordstorm akan menggantinya adalah keputusan revolusioner yang radikal dalam industri pelayanan jasa. Bahkan kasir dan petugas diberikan wewenang untuk mengambil keputusan yang baik ketika ada keluhan dari pelanggan di tempat.
Kebijakan seperti ini memang selalu dimanfaatkan oleh para penipu. Namun teknologi informasi yang digunakan, bisa melacak hal-hal yang tidak diinginkan oleh Nordstorm.

12. Tata Steel – Taking the sting out of a painful situation

Deregulasi di India pada awal 1991, memaksa Tata Steel untuk berubah. Perubahan sistem ekonomi di India dari sosialis menjadi kapitalis membuat privatisasi dan keterbukaan India terhadap pasar Internasional. Sebelum deregulasi terjadi, pasar ditentukan oleh pemerintah, bahkan termasuk tenaga kerja. Tata mempekerjakan hampir 78.000 orang di wilayah Jamsedhpur, wilayah dengan hasil alam bijih besi dan minyak, dimana semua tenaga kerja tersebut adalah keluarga turun-temurun yang telah bekerja hampir di sepanjang hidupnya di Tata Steel. Hal ini menimbulkan inefisiensi karena kebanyakan mereka tidak melakukan pekerjaan apa-apa dan tidak berhubungan langsung dengan core business Tata.

J.J. Irani, CEO, pada tahun 1993, mengeluarkan keputusan kontroversial, yaitu melakukan rasionalisasi dari 78.000 tenaga kerja hingga menjadi 47.000 saja secara bertahap hingga tahun 2004 atau sekira 11 tahun. Irani menwarkan paket PHK kepada karyawan yang dianggap tidak produktif, yaitu:
1. Pekerja berumur di bawah 40 tahun akan dijamin pembayaran gajinya hingga masa pensiunnya yaitu usia 61 tahun; dan
2. Pekerja yang berumur di atas 40 tahun akan dijamin pembayaran gajinya 20% lebih besar dari gajinya sekarang hingga memasuki masa pensiunnya.

Secara matematis terlihat seperti tidak ada bedanya antara tetap mempekerjakan mereka atau mem-PHK mereka. Namun ternyata kebijakan ini menguntungkan, karena pembayaran gaji tetap hingga masa pensiun dan Tata Steel tidak terbebani biaya pajak, asuransi dan biaya buruh. Hingga tahun 2004 sudah $1 milyar bisa dihemat dan beralih menjadi investasi, sehingga Tata Steel mampu membeli perusahaan dunia seperti Tetley Tea, Corus Steel, dan Jaguar Rover Group.

13. Boeing – Boeing bets big on the 707

Boeing dulu hanya memproduksi pesawat militer, namun pada era kepemimpinan CEO Bill Allen, Boeing kemudian juga memproduksi pesawat sipil komersial, karena di sektor konsumen sipil inilah ke depan industri pesawat akan mengalami booming. Semenjak itu Boeing beranjak maju dan kemudian membeli perusahaan saingannya yaitu Mc Donnell Douglas.

14. IBM – IBM’s operation bear hug

IBM’s operation bear hug adalah program yang digulirkan Lou Gerstner pada era 1993, yaitu program untuk mengetahui apa yang konsumen inginkan dari IBM secara lebih dekat. Gerstner sebelumnya adalah konsultan di McKinsey yang pernah menjadi eksekutif di American Express dan RJR Nabisco, maka wajar bila kehadirannya dipandang sebelah mata. Namun pengalaman Gerstner sebagai konsumen IBM memberikannya pengetahuan akan apa yang perlu diperbaiki di IBM.
Dengan Operation Bear Hug, IBM mendapat 3 tujuannya, yaitu:
1. Mengetahui kebutuhan konsumennya;
2. Memberi Gerstner bahan marketing intelligence dan insights; dan
3. Mengembalikan kepercayaan IBM pada Gerstner sebagai pemimpin.

15. Wal Mart – Wal Mart’s Saturday morning meeting

Wal Mart, 50 tahun lalu belum terlalu diperhitungkan, hingga Sam Walton, pendiri, memutuskan untuk melakukan rapat pagi di hari Sabtu untuk mengetahui dan berdiskusi dengan para pegawainya mengenai operasional Wal Mart. Hal ini kemudian bisa mendongkrak penjualan dan market share dari Wal Mart.

16. Eli Whitney – Is your business in trouble pivot?

100 tahun yang lalu, Eli Whitney, seorang pengusaha kapuk yang sukses kemudian nyaris bangkrut, telah merevolusi produksi sebuah barang yang harus diproduksi dengan penuh ketelitian dan memerlukan tenaga ahli menjadi produksi masal yang dapat dikerjakan oleh tenaga bukan ahli. Eli Whitney membuat sistem standarisasi produksi untuk membuat senjata secara masal.

17. HP – The HP way: putting trust before profit

Pendiri HP, Bill Hewlett dan Dave Packard percaya bahwa organisasi harus dibangun dengan membangun kepercayaan dan hormat pada setiap anggotanya, maka lahirlah HP way. HP mengedepankan kemurahan hati perusahaan, team work, inovasi dan fleksibilitas serta rasa shared values.

18. Ford – The single greatest decision of all time?

Sebelum tahun 1914, Ford membayar pekerjanya sekecil mungkin, kisaran $2.50 per hari. Namun Ford akhirnya memutuskan menaikkan hingga 2x yaitu $5 per hari karena tingginya angka turn over saat itu yang dipicu naiknya produksi mobil Model T dengan gaji yang kecil.
Maka pada 5 Januari 1914, Henry Ford dan Couzen melakukan konfrensi pers dan mengumumkan keputusan berikut:
1. Mengurangi jam kerja dari 9 ke 8 jam sehari;
2. Menambah shift kerja dari 2 menjadi 3; dan
3. Menaikkan gaji ke $5 per hari.

Ternyata keputusan di atas masih belum mengangkat produktifitas. Maka pada tahun 1935, Ford memutuskan untuk memberikan bonus reguler dan mendirikan departmen medik untuk merawat karyawan yang cedera karena kerja serta membangun lapangan atletik, tempat bermain dan pertunjukkan untuk karyawan.

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.