Pada tahapan ini Jim Collins menamakannya Undisciplined Pursuit of More yang dalam terjemahan bebas saya menjadi Usaha Menjadi Lebih yang Tidak Tepat. Dalam pengertian Jim Collins Undicipline adalah ketika kita tertarik dengan sesuatu yang menurut kita lebih baik tapi di luar track, kemampuan maupun core competence kita, layaknya Circuit City dengan CarMax dan Divx nya.

Di dalam bab ini Collins memberikan contoh Merck sebagai perusahaan farmasi besar yang hanya memajukan growth sesaat yang tidak berkelanjutan, yaitu mengeluarkan obat cardiovascular bernama Vioxx pada tahun 2000 tanpa memperhatikan dampak samping dari obat hanya untuk growth saja. Penjualan meningkat hingga tengah September 2004 akhirnya menurun drastis karena Vioxx ternyata malah dapat menaikkan resiko serangan jantung.

Hal yang sama juga terjadi pada
HP ketika mereka hanya mengejar growth semata. Padahal Packard lah yang mengemukakan Law of Packard yang mengemukakan bahwa tidak ada perusahaan yang akan mendapat keuntungan lebih cepat secara konsisten bila tidak mampu mendapatkan orang-orang yang tepat untuk menjalankannya. HP mengalami menurunnya jumlah orang-orang yang tepat untuk organisasi yang mengakibatkan penurunannya.

Hal yang menarik adalah ketika Julius Caesar meninggal terkena 23 tikaman di Pompeii Theatre Roma pada tanggal 15 Maret 44BC, Roma saat itu langsung diperintah oleh Octavian yang berusia 18 tahun, keponakan tertua Caesar. Dalam usia muda Octavian mampu memimpin Roma karena proses suksesi yang berhasil dari Caesar.Octavian yang kemudian bernama Augustus berhasil mengalahkan musuh2 Caesar dan memimpin Roma lebih dari 4 dekade. Namun sejarah tak berulang, Augustus gagal melakukan suksesi dan mengalami kejatuhan di era Caligula dan Nero.

Hal-hal lain yang menurut Collins akan menyebabkan kejatuhan organisasi adalah:
1. Berorientasi hanya pada uang dan bukan pada core business
2. Terlalu birokratis dengan berbagai aturan. Padahal orang yang tepat tidak memerlukan banyak aturan. Mereka tahu apa yang baik-buruk.
3. Kepentingan pribadi lebih tinggi dari kepentingan organisasi

Advertisements