Soumitra Dutta seorang Professor di INSEAD, dalam HBR terbitan November 2010, menulis mengenai strategi yang harus dimiliki pemimpin di dunia maya khususnya Social Media.

Menurut Dutta, ada 3 hal yang penting di dalam Social Media, yaitu:

1. Personal Branding. Social Media dapat digunakan untuk Personal Branding, dengan pengertian, layaknya sebuah produk, Social Media akan menjadi tempat adanya menentukan “brand” pribadi anda atau menentukan siapa anda dimata publik.

2. Media untuk menyatukan atau mempererat hubungan dengan masyarakat, bisa keluarga, teman, antar profesi dll.

3. Tempat untuk belajar. Kita bisa menemukan berbagai hal di dunia maya, maka pakailah untuk belajar.

Selanjunya menurut Dutta, kita harus menentukan strategi apa yang akan kita gunakan untuk menggunakan Social Media kita secara efektif, yaitu:

1. Tentukan tujuan Anda, apakah untuk pribadi, profesional atau keduanya? Pastikan kita mengernai 3 hal penting Social Media di atas dan tentukan tujuan di masing-masing hal tersebut. Kemudian pastikan jangan sampai profil Nada di dunia maya berbeda dengan di dunia nyata.

2. Apakah Anda menginginkan pemerhati Anda adalah pribadi atau umum?

3. Sumber daya apa yang Anda punya? Apakah harus Anda lakukan sendiri dan membutuhkan uang dan sumber daya Anda, atau bisa dilakukan orang lain juga? Walaupun dalam Social Media, keaslian atau authenticity sangat penting, namun apakah Anda bisa melakukannya sendiri?

 

Resiko Keberadaan Media Online

1. Bagaiamana kita mengurus social capital. Dengan siapa Anda terhubung? Sehingga batas antara Pribadi dan Profesi menjadi kabur.

2. Mengurus Intellectual Capital. Hal ini berhubungan dengan “Apa yang Anda coba komunikasikan?”

3. Mengurus progres Anda. Maksudnya bagaiamana Anda memperhatikan momentum.

Dutta membagi2 beberapa Social Media untuk keperluan2 khusus, misalnya

1. Untuk Keluarga dan Teman, gunakan Facebook

2. Untuk teman sekerja, gunakan Yammer

3. Untuk Society, gunakan blogs, YouTube dan Twitter

4. Untuk Professional dan Umum, maka gunakan Linkedin dan  Twitter.

 

Advertisements