Pagi2 sekali kami bangun, niatnya kuat untuk liat sunrise di jetty sebelah timur. Hujan besar sudah mengguyur Derawan semalam. Tapi sayang, awan mendung masih mengumpul di timur Derawan, jadi kami tidak mendapatkan view-nya sama sekali. Namun beruntung kami bisa melihat beberapa ikan & penyu yang tengah berenang di dekat jetty, amazing.
Sekira pukul 9 kita sudah bersiap untuk snorkeling di lepas Derawan. Indahnya pulau ini adalah kita bisa melihat penyu-penyu berenang di pantai dan seputar jetty. Penduduk biasa mengikatkan daun pisang di jetty sebagai umpan agar penyu mendekat dan memakannya. Kami beruntung sekali melihat 2 ekor penyu dewasa yang lucu tengah sarapan daun pisang di sana. Kami juga beruntung bisa berenang bersama di dekat penyu dewasa tersebut, menyenangkan sekali. Penyu-penyu di Derawan kabarnya memang jinak, jadi kita bisa berenang di dekat mereka asal jangan terlalu dekat, nanti mereka kabur.
Snorkeling di lepas Derawan sangatlah indah, karang, koral dan ikan-ikannya sangatlah cantik. Kalau di banding dengan gilies di lombok, ini lebih indah dan masih bagus. Biota lautnya luar biasa. Hanya saja sayang cuaca saat itu mendung & hujan, jadi mengurangi keindahan walau tetap masih sangat indah.
Selepas snorkeling, kamu sudah bersiap untuk meninggalkan Derawan menuju Maratua, salah satu pulau lainnya.
Konon menurut cerita rakyat di sana, pulau tersebut dulunya adalah 1 keuarga, yaitu pulau Sangalaki sebagai ayahnya, pulau Samama sebagai ibunya, pulau Derawan sebagai anak perawannya, pulau Kakaban sebagai kaka laki-lakinya dan pulau Maratua sebagai mertuanya.
Perjalanan dari Derawan ke Maratua sekira 1 jam, well sepertinya kita akan menikmati perjalanan di atas speed boat yang menyiksa lagi ha3x.

Advertisements