Sudah hampir 3 hari demo bbm berlangsung, walau weekends ini memang libur tanpa demo, tapi 3 hari kemarin memang cukup bikin was-was, karena mulai rusuh, banyak penghancuran, bakar-bakaran bahkan korban berjatuhan, walau hanya luka-luka.
Buat gw ada 2 hal disini yang bisa jadi penyebab, yaitu buruknya change management dari pemerintah dan ditambah ketidakpercayaan rakyat terhadap putusan yang dikeluarkan. Wacana kenaikan bbm sebetulnya sudah berhembus dari 2-3 tahun yang lalu, seharusnya waktu tersebut cukup untuk membuat persiapan perubahan ke keadaan hari ini. Pemerintah mestinya bisa melakukan pendekatan & komunikasi kepada masyarakat soal kenapa bbm harganya harus naik. Komunikasi pun bisa berlapis semestinya, bisa disesuaikan dengan berbagai lapisan & pendidikan masyarakat, tapi yang pasti bahasa yang paling sederhana & mudah dimengerti, itulah yang diperlukan. Pemerintah juga bisa mengerahkan ahli-ahlinya untuk menyuarakan hal ini & harus lebih intens dilakukan, termasuk melalui berbagai macam media.
Hal lain, rakyat butuh bukti. Bukti yang selama ini ada, termasuk didramatisir beberapa media adalah soal korupsi. Kepercayaan rakyat jelas turun dengan pemberitaan negatif yang ada. Padahal sebenernya kenaikan bbm bisa dilakukan secara bertahap, namun di satu sisi pemerintah bisa membuktikan bahwa kenaikan bbm di satu sisi akan menambah manfaat di sisi lain bagi rakyat, misal biaya pendidikan semakin murah. Kalau saja bukti seperti ini ada, kenaikan bbm tidak akan menjadi masalah dan konsumsi politik seperti sekarang, walau mungkin akan tetap ada pro & kontra.
Yah, semoga yang terbaik bagi negeri ini.. dan moga tetap damai-tentram ke depan, amin.

Well, just a thought.

Advertisements