Judul buku: Steal Like An Artist – 10 things nobody told you about being creative
Penulis: Austin Kleon
Penerbit: Workman Publishing Company
Tahun: Maret 2012

Buku ini menarik perhatian gw karena judulnya yang provokative serta tulisan new york times best seller pada covernya.

Gw selalu berpikir, kenapa sistim hapalan masih tetap diterapkan di sekolah. Kenapa tidak dilakukan open boom saja saat ujian. Biarkan murid mencontek, namun nilailah berdasarkan modifikasi yang dilakukannya saat mencontek. Jangam naif melarang menyontek, karena toh pada kenyataannya di dunia usaha dan profesional, mencontek menjadi hal yang wajib, yaitu mencontek dengan memodifikasi. Siapa sih yang gak nyontek di dunia ini?

Sesuai sub judulnya, buku ini menampilkan 10 hal yang menurut penulis bisa nembuat…setidaknya dia sendiri jadi lebih kreatif.

10 hal tersebut adalah:
1. Steal Like an Artist
a. Lihatlah dunia, amatilah semua hal yang menarik perhatianmu. Jangan hiraukan apa yang baik atau buruk, tapi perhatikanlah apa yang layak untuk dicuri (tiru)…kemudian ambillah.
b. Tidak ada yang orisinil di dunia ini. Semua adalah hasil curian (tiruan). Mengutip dari injil: “there is nothing new under the sun” (Ecclesiastes 1:9).
c. Asal muasal dari Ide
Setiap ide baru adalah percampuran dari ide-ide lainnya sebelumnya. Seperti halnya gen, adalah percampuran dari orang tua dan para leluhur yang terus diturunkan ke generasi berikutnya, begitu pulalah ide berasal.
d. Sampah masuk Sampah keluar
Artis adalah kolektor dari ide. Semakin banyak ide bagus terkumpul, semakin banyak pilihan untuk dijadikan pengaruh.
e. Dakilah pohon keluargamu sendiri.
Carilah 3 orang paling berpengaruh menurutmu, lalu carilah siapa saja yang menjadi panutan yang memberi pengaruh pada ketiga orang tersebut.
f. Sekolahkan dirimu
Buatlah dirimu selalu penasaran. Carilah informasi mengenani hal yang kau minati dan belajarlah lebih dalam.
g. Simpan curian (tiruan) anda untuk nanti
Tulis dan dokumentasikan apapun yang menarik untukmu. Karena akan sangat berguna di kemudian hari.

2. Don’t Wait Until You Know Who You Are To Get Started
a. Buatlah sesuatu dan kenali
Jangan tunggu menjadi kreatif, buatlah sesuatu. Adalah normal kita memiliki “impostore syndrom” yaitu ketakutan melakukan sesuatu. Jika tidak mencoba, ya tidak akan mengalami apapun dan tidak akan belajar apapun.

b. Palsukan hingga kau berhasil
Shakespeare menyebutnya “Dramaturgy” bahwa dunia ini adalah panggung sandiwara, seorang bisa memainkan peran apapun.
Penulis menterjemahkan hal di atas sebagai berikut:
1. Berpura-puralah menjadi seseorang hingga menjadi seperti seseorang itu; atau
2. Berpura-puralah membuat sesuatu hingga kita membuat sesuatu itu.

c. Mulailah meniru
Tidak ada seorangpun yang memiliki keaslian. Kita belajar dengan meniru, tapi bukan plagiariasme karena itu hanya murni mengakui karya orang utuh sebagai karya kita. Meniru seperti reverse engineering, kita mengurai karya dan memahami bagaimana caranya dibuat.
Paul McCartney berujar bahwa dia mencoba menyamai Buddy Holly, Little Richard, Jerry Lee Lewis, Elvis dan Beatles menyanyikan lagu-lagu mereka di awal karirnya. Untuk menghindari band lain menyanyikan lagu yang sama, maka mulailah mereka menulis lagu sendiri yang terinspirasi dari para idolanya di atas.

d. Meniru saja bukanlah sanjungan
Janganlah hanya meniru, tapi cobalah untuk menyamai atau bahkan melebihi yang ditiru.

3. Tulislah Buku yang Ingin Kau Baca
Jangan buat sesuatu yang sudah kita ketahui, tapi buatlah seauatu yang kita sukai.

4. Gunakan Tanganmu
Buatlah sesuatu dengan tanganmu. Tulislah semua ide dengan tanganmu. Pakailah kertas dan pensil, karena efek keduanya akan sangat luar biasa untuk kreatifitas dibanding menulis menggunakan keypad atau pad.

5. Proyek Sampingan & Hobi adalah Penting

Penulis menganjurkan untuk memiliki beberapa proyek sampingan dalam waktu yang bersamaan. Jika kurang produktif du satu proyek, beralihlah ke proyek lainnya. Lakukan penundaan produktifitas, maka kita akan lebih produktif.
Jik kita memiliki beberapa hobi, jangan memilih yang paling diminati dan membuang yang lainnya. Biarkan semuanya ada dan dilakukan. Hobi memicu kreatifitas.

6. Rahasia: Lakukan Hal Baik & Bagikan kepada Orang lain

Menurut penulis, ketidakjelasan itu baik. Atau anak muda jaman sekarang bilang #random. Jangan terbebani untuk melakukan sesuatu yang disukai orang lain. Lakukan apapun yang kau suka tanpa beban. Karena anda akan kehilangan kebebasan itu ketika anda menghasilkan sesuatu yang orang sukai nantinya.
Orang sukses membagikan rahasia mereka kepada orang lain. Misalnya Martha Stewart, ahli tata rumah, dia memberikan rahasianya bagaimana menata rumah dan orang-orang menyukainya.
Mulailah membuat sesuatu yang berguna bagi orang lain dan bagikanlah.

7. Geografi bukanlah menjadi acuan kita lagi

Di era internet ini, kita bahkan tidak perlu meninggalkan negara, kota atau rumah kita untuk menemukan dunia yang kita minati. Kita bahkan bisa menemukannya di kamar kita sendiri. Jika kita tidak menemukannya, buatlah dunia kita sendiri.
Namun, kita tetap harus pergi keluar dari rumah kita untuk mencari inspirasi secara langsung.

8. Jadilah Orang Menyenangkan (Dunia hanyalah sebuah Kota kecil)

Carilah teman dan abaikan musuh. Berbicaralah hal yang baik-baik tentang orang lain di internet. Ikutilah orang-orang yang lebih baik dan lebih pintar dari kita di dunia maya.
Alihkan kemarahan dan kekesalan kita pada kerja nyata..buatlah sesuatu.

Buatlah karyamu tanpa berharap validasi atau pengakuan dari orang lain, hal itu akan datang dengan sendirinya. Di lain hal, apresiasilah karya orang lain tanpa membutuhkan tanggapan balik dari mereka.

Jika kita mendapatkan pujian dari siapapun, kumpulkanlah dan lihatlah kembali ketika hari-hari buruk datang menghampiri kita.

9. Bisanlah (karena itulah satu-satunya cara menyelesaikan pekerjaan)

Jalanilah rutinitas sehari-hari dengan baik. Bekerlah dengan baik dan dapatkan penghasilan. Penghasilan akan menumbuhkan kreatifitas. Kelolalah uang dengan baik. Menabunglah, hindari jadi konsumtif.
Buatlah kalender kegiatan dan catatlah setiap hal-hal penting dan menarik yang didapati setiap hari.
Carilah istri, teman, partner bisnis dan kolega yang baik dan mendukung dalam kegiatan sehari-hari.

10. Kreatifitas adalah Pengurangan

Buatlah prioritas dan tinggalkan hal yang tidak diminati.

Advertisements